Friday, 9 December 2016

Mengenal Ikan Kakap Putih

Ikan kakap adalah sejenis ikan pemangsa. Mereka hidup di perairan
    pantai, muara sungai, telur berair payau, bahkan di tambak-tambak para nelayan.
Menurut para ahli, ikan kakap dapat hidup selama 20 tahun. Panjang tubuhnya dapat mencapai 90 cm. Kemudian, berat badannya dapat mencapai 12, 5 kilogram.
Kondisi ini dapat dicapai bila tidak terdapat pemangsanya, yaitu lingsang, burung atau parasit yang menggerogoti tubuhnya. Selain gangguan dari luar, antara ikan kakap sendiri sering terjadi peristiwa saling menyerang dan memangsa. Itu dapat terjadi bila mereka dalam kondisi lapar dan tidak ada makanan. Dengan demikian, ikan yang paling kuat dapat tetap hidup di alam.
Di Indonesia ada beberapa jenis ikan kakap, di antaranya ikan kakap merah (Luthanus sanguneus) atau blood snappen dan Ikan kakap putih (Lates calcarifer). Ikan kakap putih  dan ikan kakap merah di Indonesia bisa hanya disebut ikan kakap, menurut taksonominya kedua jenis ini jelas berbeda; kakap putih berasal dari famili Centropomidae dan kakap merah termasuk famili Lutjanidae. Sifat hidupnya pun di antara keduanya berbeda bila dibandingkan, ikan kakap merah hanya hidup di laut, sedangkan ikan kakap putih selain dapat hidup dilaut juga di air tawar. Pada beberapa daerah di Indonesia ikan kakap dikenal dengan beberapa nama, seperti pelak, petakan, cabek, cabik (Jawa Tengah dan Jawa Timur), dubit tekong (Madura), telungsur, pica-pica, kaca-kaca (Sulawesi Selatan).

A.     Taksonomi
-     Philum        : Chardata
-     Sub Philum    : Vertebrata
-     Klas        : Pisces
-     Sub Klas    : Teleostei
-     Ardo        : Percomorphi
-     Familia    : Centropomidae
-     Genus        : Lates
-     Species    : Lates Calcarifer (Block)












B.     CIRI-CIRI KAKAP PUTIH
Ikan kakap putih memiliki syarat-syarat sebagai berikut.
a.    Badan memanjang, gepeng, dan batang sirip ekor lebar
b.    Mata berwarna merah cemerlang
c.    Mulut lebar, sedikit serong dengan geligi halus
d.    Bagian atas penutup insang terdapat lubang kuping bergerigi
e.    Sirip punggung berjari-jari keras sebanyak 7 – 9 dan jari-jari lemah 10 – 11. Sirip dubur berjari-jari keras 3 dan jari-jari lemah 7 – 8, sedangkan bentuk sirip ekor bulat. Adapun sisik pada bagian rusuk berjumlah 52-61.
f.    Pada waktu masih burayak (umur 1 – 3 bulan) warnanya gelap. Setelah menjadi gelondong (umur 3 – 5 bulan) warnanya terang dengan  bagian punggung berwarna coklat kebiru-biruan yang selanjutnya berubah menjadi keabu-abuan dengan sirip berwarna abu-abu gelap.














Kakap putih, “Sang Predator” yang ditunggu pasar.

Kakap putih mempunyai  toleransi yang  besar terhadap variasi kadar garam dan bersifat katadromous (dibesarkan di air tawar dan asin di laut).
Setelah dewasa, ikan kakap bermigrasi ke utara sungai di mana keadaan airnya payau (kadar garam 25-30 permil). Dalam kondisi air payau ikan kakap berkembang dengan baik. Masa kawin sangat dipengaruhi oleh peredaran bulan, yaitu berlangsung pada saat bulan gelap atau bulan purnama sekitar pukul 18.00-20.00 dan umumnya pada saat air sedang pasang.
Kakap putih tergolong ikan buas dan cepat sekali pertumbuhannya. Pakan kegemarannya terdiri dari plankton hewani, udang-udangan dan ikan-ikan kecil lainnya.

No comments:

Post a Comment